Morfologi
Lanjut Bahasa Indonesia 24
Februari 2014
Roziah,
S.Pd., M.A. Senin
NAMA:
Dita Hazwinda
NPM:
126211668
KELAS:
4B
TUGAS
2
Buatlah
contoh dari Adjektiva bertaraf dan takbertaraf masing-masing 3 contoh serta
Adjektiva dasar dan turunan masing-masing sebanyak 5 contoh!
Adjektiva
dari segi perilaku semantisnya terbagi dua, yaitu:
1.
Adjektiva
bertaraf yaitu kata yang mengungkapkan suatu kualitas.
Adjektiva bertaraf dua bagi atas :
a.
Adjektiva
Pemeri Sifat.
Adjektiva
pemeri sifat jenis ini dapat memberikan kualitas dan intensitas yang bercorak
fisik atau mental.
1)
Tomi
paling takut dengan ular
Tomi paliang takuik
jo ula
2)
Kami
disini menanti dengan cemas.
Kami disiko
mananti jo cameh.
3)
Suasana
di Pekanbaru sangat panas.
Suasano di
Pakanbaru angek bana.
b.
Adjektiva
Ukuran
Adjektiva
ukuran mengacu ke kualitas yang dapat diukur dengan ukuran yang sifatnya
kuantitatif.
1)
Badan
Roni agak gemuk.
Badan Roni agak
gapuak.
2)
Beban
yang dibawa Ayah lebih berat.
Baban nan
dibawok Ayah labiah barek.
3)
Harga
cabe dipasar sangat mahal.
Harago lado
dipasa maha bana.
c.
Adjektiva
Warna
Adjektiva warna
mengacu ke berbagai warna.
1)
Perempuan
hitam manis itu bernama Riska.
Padusi itam
manih tu banamo Riska.
2)
Kulit
pengantin itu kuning langsat.
Kulik marapulai
tu kuniang langsek.
3)
Gaun
putih itu milik Tuti.
Gaun putiah
tu punyo si Tuti.
d.
Adjektiva
Waktu
Adjektiva waktu
mengacu ke masa proses, perbuatan, atau keadaan berada atau berlangsung sebagai
pewatas.
1)
Toko
ini menjual buku-buku yang lama.
Toko ko manjua
buku-buku nan lamo.
2)
Ibu
memetik buah mangga paling muda.
Mandeh mamatiak
buah mangga paliang mudo.
3)
Tidak
terasa perjalanan ke Bandung cukup singkat.
Indak taraso
parjalanan ka Banduang cukuik singkek.
e.
Adjektiva
Jarak
Adjektiva jarak
mengacu ke ruang antara dua benda, tempat, atau maujud sebagai pewatas nomina.
1)
Jarak
Pekanbaru ke Padang sangat jauh.
Jarak Pakanbaru
ka Padang jauah bana.
2)
Rudi
menonton TV terlalu dekat.
Rudi manonton
TV taralu dakek.
3)
Pintu
itu ditutup rapat.
Pintu tu
ditutuik rapek.
f.
Adjektiva
Sikap Batin
Adjektiva sikap
batin bertalian dengan pengacuan suasana hati atau perasaan.
1)
Melihat
anak itu hatiku sangat iba.
Mancaliak anak
tu hati den ibo bana.
2)
Karena
pulang kemalaman Ibu risau.
Karano dek
pulang kamalaman mandeh isau.
3)
Pencuri
itu berani membunuh majikannya.
Pancilok tu bagak
mambunuah majikannyo.
Kelompok
adjektiva ini dekat dengan verba dalam perilaku sintaksisnya. Di satu pihak
kelompok adjektiva ini dapat menyatakan berbagai tingkat kualitas dan tingkat
bandingan, di pihak lain jenis adjektiva ini dapat diikuti oleh preposisi
seperti akan, pada, terhadap, atas, tentang sebagaimana halnya perilaku verba.
g.
Adjektiva
Cerapan
Adjektiva
cerapan bertalian dengan pancaindera, yakni penglihatan, pendengaran, penciuman
atau penghiduan, perabaan, dan pencitarasaan.
1)
Lampu-lampu
jalanan kota Pekanbaru sangat terang.
Lampu-lampu
jalanan kota Pakanbaru tarang bana.
2)
Ayah
senang meminum kopi pahit.
Ayah sanang
maminum kopi pahik.
3)
Nasi
goreng Ibu sangat enak.
Nasi goreang
Mandeh lamak bana.
2.
Adjektiva
Tak Bertaraf
Adjektiva tak bertaraf menempatkan acuan nomina yang diwatasinya di
dalam kelompok atau golongan tertentu. Kehadirannya di dalam lingkungan itu
tidak dapat bertaraf-taraf. Sesuatu ada di dalamnya atau di luarnya.
1)
Tanah
itu tentu milik Pemerintah.
Tanah tu tantu
punyo Pamarintah.
2)
Semua
bola bentuknya bulat.
Sado bola
bantuaknyo bulek.
3)
Garis
yang dibuat Pak guru lebih lurus.
Garis nan
dibuek Pak guru labiah luruih.
Adjektiva dari segi bentuknya
terdiri atas:
1.
Adjektiva
Dasar (Monomorfemis)
Sebagian besar adjektiva dasar merupakan bentuk yang monomorfemis ,
meskipun ada yang berbentuk perulangan semu.
1)
Dia
memakai topi bundar ke sekolah.
Inyo mamakai
topi bunda ka sakolah.
2)
Budi
malas membaca buku.
Budi maleh
mambaco buku.
3)
Siti
paling cantik dikelasnya.
Siti paliang ancak
dikelasnyo.
4)
Tante
marah kepada kami
Andeh berang
pado kami.
5)
Adik
membawa beban yang berat.
Adiak mambawok
baban nan barek.
2.
Adjektiva
Turunan (polimorfemis)
1)
Tadi
malam saya mendengar suara gemuruh.
Tadi malam den
mandanga suaro gamuruah.
2)
Sebelum
dipanggil badan saya sudah gemetar.
Sabalun
dipanggia badan den alah manggigia.
3)
Andi
suka pelupa .
Andi suko palupo
.
4)
Jangan
suka menjadi orang pembohong.
Jan suko jadi
urang panduto.
5)
Bila
ingat kami pasti pergi.
Bilo takana
kami payi juo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar